Suplai Daihatsu Sirion ke Indonesia diakui terhenti akibat lockdown Covid-19 Malaysia. Namun, stok unit yang ada sejauh ini masih mencukupi.

Pemerintah Malaysia tegas memberlakukan lockdown kembali sejak 1 Juni 2021 kemarin. Penyebabnya adalah peningkatan kasus positif Covid-19 di ‘Negeri Jiran’ secara signifikan.

Awalnya, lockdown hanya ingin diberlakukan selama dua pekan, hingga 14 Juni kemarin. Akan tetapi, karena kasus harian pada akhir periode tersebut masih di atas 5.000, lockdown diperpanjang dua pekan sampai 28 Juni mendatang.

Sebagian kecil mobil yang dijual di Indonesia sendiri masih diimpor utuh dari Malaysia. Salah satunya Sirion.

 

Pengapalan Sirion ke Indonesia pun, menurut Amelia Tjandra selaku Marketing and Corporate Planning Director PT. Astra Daihatsu Motor (ADM), sebagai dampaknya terhenti sementara.

“Tentu saja karena (Malaysia) dalam kondisi lockdown, tidak akan ada lagi pengiriman unit Sirion,” beber dia dalam sesi tanya – jawab konferensi pers virtual peluncuran Rocky 1.2 beberapa waktu lalu.

Meski demikian, stok unitnya di Indonesia masih aman. Penjualan Sirion pun diklaim tak terganggu dan indennya masih normal pula.

“Stok Sirion yang ada masih cukup untuk menutupi permintaan yang ada di pasar saat ini. Apalagi, Sirion, kan, bukan termasuk model yang mendapatkan relaksasi PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah),” tandas Amelia lagi.

Penjualan Sirion sebenarnya ikut terkerek naik berkat relaksasi PPnBM untuk lima model Daihatsu. Namun, secara volume, angkanya masih kecil.

Rata – rata penjualan retail bulanan Sirion pada Maret – Mei (tiga bulan pertama insentif PPnBM), menurut data Daihatsu, meningkat 211 persen dibandingkan pada Januari – Februari. Kendati begitu, volumenya hanya berubah dari 38 unit per bulan menjadi 79 unit per bulan.

Demikian pula dengan rata – rata penjualan wholesales Sirion. Ada peningkatan 215 persen, tapi perubahan angkanya hanya 65 unit per bulan menjadi 140 unit per bulan.

Sirion yang ada dijual di Indonesia saat ini merupakan versi facelift yang meluncur pada 2020. Adapun harga on the road Jakartanya per Juni 2021 adalah Rp201,75 juta (transmisi MT) dan Rp216,50 juta (transmisi AT).

Sumber : mobil123